Gambar 1. Jurnal Percobaan 2
2. Alat dan Bahan
[Kembali]
1. Module D'Lorenzo
Gambar 3. Jumper
A) R-S Flip-Flop
R-S Flip-flop merupakan dasar dari semua flip-flop yang memiliki 2 gerbang inputan atau masukan yaitu R dan S.
B) J-K Flip-Flop
Kelebihan J-K Flip-flop adalah tidak adanya kondisi terlarang atau yanng berarti diberi berapapun inputan asalkan terdapat clock maka akan terjadi perubahan pada keluaran atau outputnya.
C) D Flip-Flop
D Flip-flop merupakan salah satu jenis flip-flop yang dibangun dengan menggunakan flip-flop R-S. Perbedaan dengan R-S flip-flop terletak pada inputan R, dan D Flip-flop inputan R terlebih dahulu diberi gerbang NOT.
D) T Flip-Flop
T Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang telah di buat dengan menggunakan J-K Flip-flop yang kedua inputannya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flip-flop yang memiliki watak membalik output sebelumnya jika inputannya tinggi dan outputnya akan tetap jika inputannya rendah.
Gambar 7. T Flip-Flop
4. Laptop dan Proteus
Pada percobaan 2 ini kita menggunakan T flip flop, dimana prinsip dasar dari T flip flop adalah ketika input T nya aktif dan dipengaruhi oleh clock maka outputnya akan berubah dan jika T tidak aktif walaupun dipengaruhi oleh clock makan outputnya tidak akan berubah.
5. Video Rangkaian
[Kembali]
1. Analisa apa yang terjadi saat B2 dan Input J dan K dihubungkan ke Clock ,Gambarkan Timing Diagramnya!
Jawab:
Sesuai dengan prinsip, JK pada T flip flop adalah satu inputan, oleh karena itu jika B2 dan J-K di hubung ke clock maka inputnya akan selalu sama. Berdasarkan prinsip dari T flip flop, yaitu jika T berlogika 0 maka clock akan 0 juga, yang mana output dari T flip flop tidak akan pernah berubah-ubah.
.jpg)
.png)
.jpg)